coretan seputar dunia veteriner

Sejarah Anjing

Banyak lapisan masyarakat saat ini yang hobi memelihara anjing baik sebagai pet animal ataupun sebagai anjing pekerja. Hal ini merupakan akibat dari adanya domestikasi anjing liar menjadi anjing modern seperti yang dapat dilihat saat ini, kejadian domestikasi ini sudah terjadi ribuan tahun lalu. Menurut dugaan para ahli, manusia dan anjing saling berinteraksi sejak 30.000 sampai 60.000 tahun yang lalu. setelah melalui berbagai evolusi panjang akhirnya anjing merupakan salah satu hewan yang paling dekat keberadaannya dengan manusia dan tingkat adaptasinya juga tergolong tinggi diantara hewan lainnya.
Anjing yang ada saat ini disebut sebagai anjing modern dengan nama ilmiah Canis familiaris. Anjing masuk ke dalam ordo carnivora dengan famili canidae. Famili canidae ini terbagi lagi menjadi empat genus, yaitu canis (kelompok aning), vulpes (kelompok rubah), dusycyon, dan bush dog. Genus canis selain anjing juga meliputi serigala, jackal, coyote, dan dingo. Menurut Charles Darwin, di dunia terdapat 2 jenis serigala yang diduga sebagai awal terbentuknya anjing modern, yaitu serigala abu-abu (Canis lupus) dan golden jackal (Canis aureus). Sedangkan menurut sejarah geologi, perkembangan evolusi anjing terjadi sejak 60 juta tahun yang lalu yaitu pada waktu jaman paleocene. Selain jaman paleocene, evolusi anjing terjadi melalui 4 jaman yaitu oligocene, miocene, dan pliocene.
Pada jaman paleocene terdapat dua jenis karnivora yaitu miacis dan cynodictis. Miacis diduga sebagai nenek moyang kucing, hyaena, musang anjing dan racoon. Sedangkan cynodictis mempunyai tubuh yang lebih kecil dari miacis. Keturunan miacis dan cynodyctis yang masih hidup sampai saat ini adalah musang. Pada waktu jaman oligocene (sekitar 35 juta tahun lalu), cynodictis belum mengalami perubahan tetapi miacis berkembang menjadi berbagai turunan anjing di dunia. Setelah jaman oligocene berlalu maka jaman berikutnya adalah miocene (sekitar 20 juta tahun lalu) dimana pada jaman ini terjadi tahap penting bagi keluarga anjing karena pada jaman ini terjadi awal mulanya evolusi anjing. Pada jaman miocene ini ditemukan fosil yang disebut dengan mesocyon, hewan ini mempunyai rahang lebih kecil daripada rahang anjing modern, mesocyon ini pun akhirnya dianggap sebagai keluarga pertama canidae.
Cynodictis yang hidup di jaman paleocene dan bertahan hidup sampai jaman miocene ini mengalami evolusi dan melahirkan keturunannya yang disebut cynodesmus. Hewan ini selanjutnya akan berkembang menjadi racoon dan juga menjadi tomarctus yang merupakan bangsa anjing berahang besar panjang dengan otak yang berukuran besar. Morfologi tomarctus sudah dianggap mirip dengan anjing yang ada saat ini sehingga para ahli menganggapnya sebagai nenek moyang famili canidae. Evolusi anjing menjadi bentuk yang modern seperti saat ini terjadi pada jaman pliocene (sekitar 7 tahun yang lalu). bisa dikatakan bahwa di jaman pliocene ini merupakan akhir dari evolusi anjing.
Sampai sebelum menjadi sahabat manusia seperti saat ini, anjing merupakan hewan liar yang bersifat sosial karena anjing berburu berama kelompoknya. Proses domestikasi anjing terjadi pada 10.000 sampai 15000 tahun lalu. melalui domestikasi ini maka persilangan anjing pun menjadi hal yang lumrah. Tujuan persilangan antar ras anjing ini pada awalnya adalah untuk melahirkan anjing yang berdaya guna dan pandai. Namun, lambat laun persilangan ini menghasilkan keturunan anjing yang mempunyai sifat genetik tetap dan konsisten sehingga persilangan tersebut merupakan cikal bakal lahirnya ras-ras anjing seperti yang ada saat ini seperti anjing ras mini, anjing ras medium, maxi dan giant.
Sejak jaman dahulu, sejak manusia primitif yang hidup nomaden sampai manusia sekarang, anjing sudah banyak digunakan oleh manusia baik sebagai pemburu, penjaga dan kesayangan, hal ini merupakan bukti bahwa anjing merupakan hewan yang mengikuti perkembangan manusia. Relief di dinding sebuah piramid di Mesir yang menggambarkan anjing dengan nama khufu dog merupakan salah satu bukti bahwa pada jaman firaun pun anjing sudah berinteraksi dengan manusia. Di beberapa negara Eropa seperti Belanda dan Belgia sudah lama memanfaatkan anjing pada abad ke-20. Anjing tersebut digunakan sebagai pengangkut barang, sampai-sampai anjing dimanfaatkan oleh kantor pos untuk mengangkut surat. Selain itu pada jamannya Raja Henry VIII, anjing diperbantukan dalam peperangan dimana anjing pada jaman ini digunakan sebagai pengangkut amunisi saat terjadinya perang. Sampai saat ini pun banyak anjing yang sudah dilatih di dunia militer atau kepolisian, misalnya labrador retriever yang jago melacak sesuatu atau rottweiler dan doberman yang jago menyerang. Selain sebagai anjing yang didayagunakan sebagai pemburu dan penjaga tentu perkembangan anjing sudah sangat maju karena kegunaan anjing dewasa ini sudah bukan hanya sebagai hewan pekerja tetapi sudah menjadi bagian dari keluarga sendiri yang harus diberi kasih sayang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: